peREmpuanJudul: peREmpuan
Penulis: Maman Suherman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 357 halaman

Melanjutkan kisah Re, pelacur lesbian yang hidup di tahun 1980-an, yang hidup di ibukota. Kini, setelah lebih dari 20 tahun kematiannya, Melur sang putri yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S2 di Jepang ini kembali ke Indonesia. Mempertanyakan hal utama yang menjadi konsentrasinya selama ini: “Siapa ibuku yang sebenarnya?”. Di sisi lain, Herman, sahabat sekaligus lelaki yang pernah menjadi teman dekat Re, mengalami gejolak batin dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Akankah Melur mengetahui kalau ibu kandungnya adalah pelacur lesbian yang tega dibunuh oleh mucikarinya sendiri berpuluh-puluh tahun lalu?

Novel Re mendekatkan pembaca dari sisi humanis: dimanapun kita berada, label, profesi, dan julukan tidak pernah berhasil menjadi tolak ukur utama dalam menilai ketulusan/kebaikan hati seseorang. Maman Suherman menyuguhkan konsep kriminologi dalam novel ini, khususnya saat menyelidiki apakah Melur mengetahui kronologis berita kematian ibu kandungnya.

Text by Nathalie Indry
Photo by getscoop[dot]com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *