sore_band

 

Membicarakan SORE saat ini, bagaikan senja di tengah gurun yang bergairah.

Tentang SORE, seperti halnya selalu bercerita tentang semua kegelisahan seorang pasangan kepada kekasihnya dan mencoba mempertanyakannya kembali, memainkan perasaan? romantis? seksi? galau? misterius? Lebih dari satu dekade tetap ada dan masih terus berkarya, tentunya bukan hanya sekedar untuk membicarakan pembuktian sebuah eksistensi.

 

SORE sebagai isyarat “nyeleneh” dengan prestasi “One of Five Asian Albums Worth Buying” yang dilansir majalah Time Asia, juga termasuk jajaran dalam “150 Greatest Indonesian Albums of All Time” versi majalah Rolling Stone Indonesia. Mudah-mudahan empat belas karya yang dirangkum dalam kurun waktu panjang sejak 2008 saat ini, tanpa kemustahilan pemaparan milik kuartet,

 

Ade Firza Paloh (Gitar/Vokal), Awan Garnida (Bass/Vokal), Reza Dwi Putranto (Gitar/Vokal), Bemby Gusti Pramudya (Drum/Vokal) menjadi pelepas dahaga. 7 Tahun kidal hibernasi untuk album penuh, secara filsuf artinya adalah senja tanpa musim paceklik. Pemilihan “Los Skut Leboys” sebagai estetika adalah mimpi besar yang belum usai. Sama seperti halnya kebahagiaan terbesar seorang laki-laki itu adalah bisa berkumpul dengan teman-teman sejatinya dan melakukan apa yang ia suka. “Los Skut Leboys” hadir dengan konsep minimalis plural SORE saat ini, sebagai bandit ibukota yang tengah menikmati masa santai.

 

Daftar lagu di album “Los Skut Leboys” SORE

1. Sunday Dinner Forgotten (2:20)

2. Gesneriana (4:15)

3. There Goes (3:56)

4. Plastik Kita (5:38)

5. Map Biru (4:16)

6. Tatap Berkalam (4:05)

7. Para Plesirs Semu (3:56)

8. 8 (4:29)

9. Al Dusalima (3:33)

10. R14 (5:00)

11. Fiksinesia (5:40)

12. Belajar Untuk Riang (5:01)

13. Pop Drama (5:06)

14. I Never Knew You In Wonderland (4:20)

Tinggalkan Balasan