bridge Of SpiesBRIDGE OF SPIES 4.5/5 STARS;
“Negosiasi Bertaruh Nyawa”

Steven Spielberg dan Tom Hanks! Dua nama besar sineas perfilman Hollywood peraih Oscar yang sudah tiga kali berkolaborasi: Saving Private Ryan, The Terminal, Catch Me If You Can. Mereka pun kembali dalam satu tim mengusung film keempatnya ini yang bertema tentang mata-mata Amerika versus Soviet di tengah kecamuk gencatan senjata Perang Dingin Tahun 1957.

Adegan pembuka langsung membawa penonton mengikuti kehidupan keseharian Rudolph Abel (Mark Rylance), sosok sepuh dengan tatapan datar yang hobi membuat sketsa. Mendadak Abel diikuti beberapa pria misterius. Sesaat kemudian Abel diringkus di kediamannya, sembari menyembunyikan koin yang sama misteriusnya. Terindikasi kuat, Abel adalah mata-mata Soviet yang bermukim di Amerika Serikat untuk misi tertentu. Adapun Abel memiliki paspor keluaran Inggris.

Tokoh penting lainnya ialah James B Donovan (Tom Hanks),yang akrab dipanggil Jim. Profesinya sebagai pengacara perusahaan asuransi andal membuatnya dipercaya mewakili Abel membela hak-haknya. Walaupun menjadi musuh publik Amerika, Abel diwacanakan tetap harus diwakili pengacara sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Yang terjadi adalah wacana tinggallah wacana. Perjuangan Jim membela hak Abel tetap menemui kendala. Contohnya pada saat debat penggunaan barang bukti ilegal di kediaman Abel, karena diperoleh pihak berwajib tanpa adanya surat penggeledahan resmi.

Jim pulalah yang ngotot agar Abel jangan dihukum mati. Sesuai prinsip kewaspadaan di bidang asuransi, Jim memandang Abel adalah aset yang dapat menjadi berharga di kemudian hari jika dibutuhkan dan memang terbukti! Pilot Amerika, Francis Gary Powers (Austin Stowell) jatuh dari pesawat dan tertangkap saat sedang mengemban misi memotret dari ketinggian. Divonis 10 tahun adalah hukumannya.

Lalu dimulailah wacana pertukaran antara Abel dan Gary. Lagi-lagi, Jim diminta untuk menjadi negosiator menghadapi Soviet, mewakili rakyat sipil di mana, pemerintah terkesan lepas tangan terhadap Jim. Jim hanya didampingi oleh perwakilan CIA dan atase disana. Belum lagi masalah kendala bahasa, menghadapi pihak-pihak yang berseberangan sampai penyakit flu yang menghadang dan harus berbohong di mata keluarganya. Sementara nyawa Jim jelas taruhannya.

Seakan belum tambah pelik permasalahan Jim, tugasnya juga ditambah agar sekaligus melepaskan mahasiswa asal Amerika, Frederic Pryor (Will Rogers) yang tidak sengaja ditangkap oleh pihak Federasi Demokrasi Rusia alias Jerman Timur karena berada di sisi tembok Berlin yang salah. Saat itu, Jerman Timur dan Soviet masih memiliki kepentingan masing-masing. Jerman Timur pun masih ingin diakui eksistensinya secara internasional.

Sungguh PR yang maha dashyat untuk seorang pengacara asuransi untuk menyelesaikan tantangan negosiasi tersebut. Setelah menjadi Captain Phillips, Tom Hanks membawakan peran Jim dibawakan dengan simpatik. Pujian juga patut diberikan kepada Mark Ryland yang tetap tenang walau didakwa dan nyawanya terancam. Jawabannya yang sederhana “Would it help?” atas berbagai pertanyaan Jim menjadi ciri khasnya. Namanya pun diestimasi akan masuk ke bursa nominasi Oscar tahun depan di kategori Best Supporting Actor.

Signature ala Spielberg pun bertebaran di sepanjang film, berkelas! Spielberg cukup dewasa tidak mendramatisir berbagai adegan dan mengeksekusinya dengan pantas. Beberapa adegan ironis dan kontras ditampilkan. Adegan ketika Jim melihat pemandangan di sepanjang tembok Berlin yang penuh kekejian sangat berbanding terbalik ketika ia memandang hal serupa saat perjalanannya naik kereta di negara asalnya. Tatapan sinis penuh kebencian publik Amerika kepadanya berubah 180 derajat menjelang akhir film.

Memang tidak ada twist atau ending yang mengejutkan. Namun akhir yang disajikan Spielberg mampu memberi makna terhadap perjuangan nasionalis yang membuahkan hasil. Cukup layaklah film ini masuk ke dalam kategori Best Picture dan mungkin memberikan tiket bagi Spielberg meraih nominasi Oscar untuk kesekian kalinya.

Text by @pikukuh22
Photo by imdb[dot]com

Tinggalkan Balasan