Folk Music Festival menghadirkan sederet musisi folk yang berbeda rasa bermusiknya. dari AriReda, Payung Teduh, Float, Iksan Skuter, Bin Idris, Monita Tahalea, Jason Ranti, Danilla, Pagi Tadi, Silampukau, Stars & Rabbit,  Sandrayati Fay, Irine Sugiarto dan Manjakani.

Selain sajian musik folk, di dalam Folk Music Festival 2017 juga ada Record & Music Craft Market,  Food Market, Makan sayang (Makan siang bersama seluruh partisipan FMF 2017)  dan small talk tentang Band Tour bersama Riva Pratama (Manager Stars and Rabbit) dan Felix Dass (Manager AriReda), plus bahasan menarik seputar gitar akustik bersama Secco dan sharing karya bersama Lafa Pratama (gitaris Danilla).

Folk Music Festival yang di selenggarakan oleh Soledad And The Sisters Company sudah memasuki tahun ketiga. Bagi kami penyelenggara inginnya ajang ini menjadi lebih dari sekedar festival, inginnya bisa menjadi penggerak kaum muda Jawa Timur dalam berkehidupan sosial, saling bertemu, berkumpul, menyediakan ruang untuk saling berkomunikasi, berdialog melalui nada dan kata

Ada dua keyword dalam pengertian Folk; Art dan Culture. Begitu pun dengan pengertian musik folk. Bukan sekedar musik yang minimalis, menggunakan alat musik akustik, dengan nada nada melankolis. Lebih dari itu, musik folk merupakan musik yang sangat berseni membalut nilai nilai budaya. Musisi folk tidak hanya menyajikan deretan lirik dan nada berbau cinta manja atau patah hati sepatah patahnya. Lirik dan nada musik folk itu syahdu, penuh makna, tajam dan menggelitik, semua tema bisa diramu, mulai dari kesederhanaan cinta sampai rumitnya isu politik.

Kalau telinga awam, barisan kata dalam lirik musik folk sulit dicerna secara langsung. Begitulah musik folk, dianggap rumit, padahal para musisi hanya ingin jujur menyampaikan pesan sesuai imajinasi dan hati, kembali pada khittah nya sebuah lagu dan musik, yang puitis dan menghipnotis pendengarnya dengan caranya sendiri.

Ada beberapa yang tanya kenapa harus di Batu, Malang ?

“Posisi menentukan kesuksesan” ? Soledad & The Sisters Company sebagai penyelenggara tidak mau sembarangan dalam menentukan posisi magis bagi para penikmat musik untuk bisa sekaligus berkontemplasi melalui suasana Folk Music Festival secara keseluruhan. Dibutuhkan posisi yang strategis, yang masih mudah dijangkau, dan tempat yang sehat untuk bisa menyajikan sebuah hiburan yang menyehatkan. Batu, masih sanggup memberikan kesejukan udara, lengkap dengan panorama alam yang menawan, karena Batu dikelilingi oleh enam buah gunung, dengan banyak sumber mata air yang mengalir alami dari pegunungan, tidak ada orang Indonesia, masyarakat Jawa Timur khususnya yang tidak tahu Kota Wisata Batu, Malang, karena Batu termasuk menjadi jujukan yang terfavorit untuk berwisata di Jawa Timur. Catatan-catatan itulah yang memperkuat  Folk Music Festival memilih kembali ke Batu,Malang, , dan kami memilih Kusuma Agrowisata sebagai tempat penyelenggaraannya. Selamat menikmati suasana Folk Music Festival 2017, sampai jumpa di Batu, Malang.

Berikut Detail tentang FOLK MUSIC FESTIVAL 2017 :

Time & Place :

Sabtu, 15 Juli 2017

Jam 10.00 – 24.00 WIB

Kusuma Agrowisata, Jalan Abdul Gani Atas, Batu, Malang, Jawa Timur, Indonesia

HTM :   Rp. 150.000

Selalu indah saat kita kembali, Begitu pun dengan kembali pada akarnya musik, folk.

Sampai jumpa di Folk Music Festival 2017

 

 

Tinggalkan Balasan