kungfu panda 3
KUNGFU PANDA 3 4/5 STARS
“Penuh Makna Filosofis yang Menghibur”

Setelah dirilis seri pendahulunya tahun 2008 dan 2011, Kungfu Panda hadir kembali tahun ini. Petualangan Po masih menarik untuk disimak, mengingat ada 2 isu penting yang dihadapi Po: “promosi”-nya menjadi Master Kungfu dan pencarian identitas diri yang berujung pada banyak hal yang tidak pernah disangkanya.

Sosok bad guy secara pas dihadirkan lewat tokoh Kai (J.K. Simmons, pemenang Oscar tahun lalu yang juga menjadi‎ aktor antagonis di Whiplash), banteng yang kembali dari alam roh, untuk menyerap energi Chi dari setiap master kungfu. Setelah Master Oogway berhasil menjadi korbannya, Kai pun dapat bangkit ke alam nyata untuk menghabisi master kungfu lainnya. Menjadi tugas berat bagi Po, tatkala guru dan rekan-rekannya, Master Shifu (Dustin Hoffman), Crane (David Cross), Viper (Lucy Liu), Monkey (Jackie Chan) dan Mantis (Seth Rogin) nggak berkutik melawan Kai, dan kembali muncul dalam bentuk ‘Zombi Giok’ melawan Po, Tigress (Angelina Jolie), dan penduduk lainnya. Kehadiran ayah kandung, Li Shan (Bryan Cranston) yang datang mencarinya justru semakin membuatnya bingung.

Selain How to Train Your Dragon 2 yang terasa mendalam, ciri khas Dreamworks memang berbeda dengan Disney. Kungfu Panda 3 tetap mempertahankan signature-nya: animasi yang ringan, menyenangkan sekaligus menarik namun memang tidak sehangat karya Disney/Pixar. Bukanlah hal yang salah tapi menjadi keseruan tersendiri.

Nilai lebih Kungfu Panda 3 dibanding prekuelnya adalah konflik penting yang‎ terjadi. Po yang ditunjuk Master Shifu sebagai guru merasa tidak mampu untuk keluar dari zona nyamannya. Di saat bersamaan, ia juga “dipaksa” untuk mempelajari asal-usulnya sekaligus mengetahui kebohongan sang ayah dan berhadapan dengan musuh yang teramat sakti, Kai. Konflik berlapis tersebut untungnya disajikan cukup mulus,tidak terasa berat atau bertumpuk, walau ada hal-hal janggal terutama menjelang akhir film.

Anak kecil yang sejatinya menjadi target pangsa pasar empuk Kungfu Panda 3 diposisikan sebagai Po sebagai representasi tokoh energik, lugu, ingin tahu banyak hal tapi di sisi lain dipenuhi rasa takut terhadap banyak hal dan sedang dalam proses pencarian jati diri. “Siapakah saya sebenarnya?”. Pertanyaan yang sering muncul di usia kanak-kanak hingga menjelang dewasa ini menjadi penghubung kedekatan karakter Po dengan penonton. Faktor ini yang membuat Po terasa sebagai kawan akrab kita dalam bertutur sekaligus menjadi sarana pembelajaran atas banyak isu ketidakpastian dalam hidup.

Satu kisah moral penting yang‎ dapat diambil adalah energi Chi. Kai telah berhasil mengambil Chi dari setiap jagoan kungfu di 2 alam yang berbeda. Konon katanya yang dapat mengalahkan Kai adalah pendekar yang dapat menguasai energi Chi itu sendiri.

Energi Chi bisa dipandang sebagai energi (positif), berupa aura, semangat bahkan passion‎ dari setiap individu. Energi yang ada dalam tiap insan dapat dipelajari untuk dikelola, dioptimalkan untuk selanjutnya di-transfer ke lingkungan sekitar. Jika energi chi positif dan optimal yang dikeluarkan, maka nantinya akan menuai hasil yang juga sebanding. Tentu saja, hal itu nggak gampang, butuh proses berkelanjutan yang diiringi dengan ketekunan tekad, disiplin dan konsistensi tinggi.

Pelajaran hidup lainnya yang bisa dipetik yaitu selalu menantang diri untuk keluar dari zona nyaman dan secara paralel, mengasah kemampuan (sesuai minat) untuk menjadi spesialis yang andal dan mumpuni. Tengok bagaimana Po terseok-seok mencoba belajar langsung praktek menjadi guru, melatih para kawanan panda lainnya. Teknik pengajarannya pun unik: mempertajam kemampuan tiap murid sesuai dengan passion dan spesialisasinya. Jauh dari paksaan dan semua dilakukan para murid dengan kesadaran dan motivasi yang besar.

Dari seluruh kisah moral, filosofi dan pelajaran hidup yang dituangkan secara halus ini, Kungfu Panda 3 meraih nilai lebih dari para pendahulunya‎. Tentu saja, tetap dirangkai dalam kemasan yang kocak dan menjadi hiburan bermanfaat bagi penonton berbagai usia. Skadoosh!!

Text by @pikukuh22
Photo movieweb[dot]com

Tinggalkan Balasan