Photo by Demajor

Sarasvati, dulu adalah project solo vokalis Risa Saraswati. Meski sempet berubah-ubah formasi, kini Sarasvati mengukuhkan diri sebagai sebuah band, dengan formasi akhir: Risa Saraswati (Vokal), Marshella Safira (Vokal Latar), Hinhin Akew (Gitar), Gallang perdhana (Bass), Gigi Priadji (Sequencer), Papay Soleh (Drum), Kevin Rinaldi (Kibor), dan Iman Jimbot (Kecapi & Suling).

Selama 5 tahun terakhir, Sarasvati telah menghasilkan beberapa album seperti Story of Peter (2010), Mirror (2012), Sunyaruri (2013), Ballades (kolaborasi dengan Gran Kino 2015). Banyak fans yang menyebut band Sarasvati beraliran Pop Kontemporer.

Di album terbaru ini, musik Sarasvati didominasi oleh piano, string, kecapi suling, dan nada-nada minor. Lirik lagunya beranekaragam, 50 % bahasa indonesia, 45 % bahasa Inggris, dan 5 persen bahasa sunda. Kalau di album-album sebelumnya, Sarasvati mengajak Tulus, Cholil Efek Rumah Kaca, Dewa Budjana, dan Ink Rosemary untuk berkolaborasi, kali ini di album terbaru Sarasvati mengajak Anji dan Agung Burgerkill untuk berkolaborasi. Yang tak kalah menarik, di album ini Sarasvati mengaransemen sebuah lagu milik Homogenic, band yang pernah membesarkan nama Risa Saraswati (vokal) sebelum membentuk Sarasvati.

Ini tak lagi soal hantu, tapi tak kalah mencekamnya dari hantu. Percayalah, tak ada yang lebih menakutkan dari kenyataan… Dan tak ada yang lebih menakutkan dari tak bisa terbangun dari mimpi untuk menghadapi kenyataan.” (Ratimaya Sarasvati )

Text by Ian Manan
Photo by De Majors

Tinggalkan Balasan