theVaticanTapesThe Vatican Tapes: 2.7/5 STARS

“Semacam Hybrid Antara Exorcist dan The Omen”

Lagi-lagi Hollywood menjejali dengan tema kesurupan. Premis yang ngehits semenjak “The Exorcist” (1973) ini terus diproduksi ulang dengan melelahkannya hingga adegan pengusiran setan pun dirasa sudah tidak menakutkan lagi. Tren horor yang di tahun 2015 kian melemah pun kian terbukti dengan dirilisnya The Vatican Tapes ini.

Di awal film dinarasikan semakin banyaknya orang yang jiwanya disusupi setan, memberontak dan para pemuka agama pun berusaha mengusir roh jahat dan membersihkan jiwa korban. Lalu ditunjukkanlah video rekaman dari Vatikan yang menayangkan sosok Angela (Olivia Taylor Dudley) yang diwawancara lalu memberontak. Terlihat sekilas sosok mengerikan yang berteriak.

Adegan berpindah ke beberapa waktu sebelumnya saat Angela menjelang hari ulang tahunnya. Jari Angela yg berdarah, teriris saat memotong kue justru mengundang seekor gagak misterius untuk mennyerangnya. Tidak butuh lama bagi Angela untuk merasakan perubahan aneh pada dirinya. Keganjilan yang berimbas juga pada orang-orang di sekelilingnya, terutama sang ayah dan kekasihnya. Mereka mendapat bantuan dari Father Lozano (Michael Pena) yang melihat kasus ini dari sudut pandang rohani.

Sosok Angela di sini sayangnya ditampilkan dengan karakter yang dangkal, tidak mengundang empati sama sekali bagi penonton untuk merasakan penderitaan yang sedang dialami. Memiliki ibu seorang PSK yang meninggalkannya seharusnya dapat menjadi faktor penguat kepribadian Angela, yang tidak digali dengan cerdas.

Film ini lebih fokus pada teror-teror yang terjadi dan ditularkan oleh Angela, sebagian dari burung gagak yang mendatanginya. Beberapa hal mengingatkan saya akan horor lawas The Omen(1976) yang sungguh membuat bergidik menyaksikan si anak setan berulah, membalas dendam kepada orang yang tidak disukainya, hanya dengan menatap, atau bahkan melirik saja. Cara mati para korban pun mengenaskan. Tetapi kualitas kengerian di film ini masih jauh di bawah itu.

Alhasil horor hybrid The Exorcist dan The Omen ini agak terselamatkan berkat ending yang lumayan tidak biasa. Cukup mengusik tetapi tidak sampai ke level menggoncang. Judul yang menggunakan kata-kata ‘The Vatican’ pun dibuat seolah-olah menghubungkan dengan lembaga kerohanian yang indikasinya, dianggap sineas pembuat film akan lebih mengundang minat penonton.

Namun sesungguhnya tidak ada hal baru yang ditawarkan dari film ini. Masih sangat jauh bila dibandingkan dengan The Conjuring (2013) yang menjadikan kesurupan dan adegan pengusiran setan sebagai salah satu bagian penting tetapi disajikan dengan gambaran global yang mengerikan.

Text by @pikukuh22
Photo by imdb[dot]com

Tinggalkan Balasan