triple 9

TRIPLE 9 3.7/5 Stars
“Kode Pengecoh yang Berbalik Mengelabui Pelaku”

Sebelum mulai membahas‎, sekaligus menuntaskan pertanyaan yang pertama kali muncul di benak penonton, Triple 9 (999) adalah kode yang digunakan oleh kepolisian jika ada petugas yang jatuh ditembak atau (nyaris) meninggal. Jika Triple 9 dikumandangkan, maka armada kepolisian akan difokuskan untuk menangani insiden itu. So departemen/unit kepolisian lainnya akan menjadi lengah. Kode internal kepolisian itu digunakan untuk mengalihkan perhatian, menambah celah waktu luang sehingga para polisi korup beserta kroninya dapat lebih leluasa mengeksekusi aksinya.

Para polisi korup diwakili oleh Marcus (Anthony Mackie) dan Franco (Cliffton Colins Jr). Kakak Marcus, Anthony (Chiwetel Ejiofor)‎ rupanya terjebak dalam lingkaran mafia yang kini dikuasai oleh mantan kakak iparnya sendiri, Irina Vlaslov (Kate Winslet). Sang putra tunggal dan mantan isteri, Elena Vlaslov (Gal Gadot) menjadi pancingan agar Anthony (dan para komplotannya) terpaksa mau menjalankan rencana Irina yang nggak mudah itu.

Hadir pula tokoh Komandan Polisi Jeffrey (Woody Harrelson) dan keponakannya, Chris (Casey Affleck), rookie yang baru masuk kepolisian. Secara kebetulan(?), Chris dipasangkan dengan Marcus. Chris yang awalnya lugu, mulai mencium aroma ketidakberesan. Apalagi semenjak Jeffrey menemukan beberapa mata rantai yang saling terhubung, terutama keberadaan Gabe (Aaron Paul), mantan anggota kepolisian yang beberapa kali terlihat berinteraksi dengan Marcus dan di kediaman Chris. Awalnya justru Chris yang akan “dikorbankan” oleh Marcus and the gang. Namun ternyata nasib berkata lain.

Mudah ditebak, kawanan penjahat mulai saling berselisih paham. Dimulai dari kematian kakak Gabe, ‎Russel (Norman Reedus). Russel terpaksa harus meregang nyawa akibat tindakan Irina yang mengancam Anthony agar bersedia melakukan aksi kejahatan selanjutnya. Plot berlapis ini disajikan dalam tempo yang dinamis dan cukup rapat.

Genre drama-thriller kriminal ‎ini menemukan nilai tambahnya pada sang peran pendukung, Irina yang diinterpretasikan dengan cermat oleh Kate Winslet. Selain logat Rusia yang kental, Winslet jelas lebih unggul membawakan karakter antagonis daripada saat dia berperan cukup karikatural saat menjadi musuh Triss and the gang di seri Divergent. Selain Winslet, Ejiofor pun cukup tampil berenergi dan mengundang empati sebagai sosok ayah yang merindu kehadiran putranya, sedangkan di sisi lain tidak memiliki pilihan lain untuk menuruti instruksi sang mantan kakak ipar.

Plotnya sendiri tidak membawa hal baru, di mana perpecahan di antara komplotan penjahat, tabir polisi korup mulai terbuka, hingga rencana yang disusun mereka mulai berantakan. Karakter yang ditampilkan pun tidak melulu hitam-putih, walau beberapa peran belum dapat dieksplorasi lebih detil karena banyaknya tokoh yang harus berbagi layar. Dapat dimaklumi memang karena harus terdapat fokus cerita. Namun keseruan yang terjadi cukup membuat para penonton betah setia menunggu hingga credit title muncul di layar.

Text by @pikukuh22
Photo triple9movie[dot]com

Tinggalkan Balasan